Cross The Line 2022
Cross The Line bercerita tentang sepasang kekasaih Maya(Shenina Cinnamon) dan Haris (Chicco Kurniawan) yang mencari peruntungan menjadi TKI di Singapura, demi mencapai taraf hidup yang lebih baik. Niatan sudah baik namun realitas berkata lain. Mereka dihadapkan pada banyak persoalan yang merintangi perjalanan mereka. Maya dan Haris menjadi TKI melalui seorang agen, sayangnya agen mereka tidak memberi kejelasan kapan mereka bisa bisa ke Singapura walau sudah bekerja berbulan-bulan sebagai buruh kasar di pelabuhan.
Penantian untuk bisa bekerja sebagai TKI di Singapura tak kunjung datang, hal ini membuat Maya dirundung oleh keputusasaan. Ada adegan di mana Maya bertemu dengan seorang PSK, ya dicibir karena ia memiliki wajah dan tubuh yang seksi tapi tak mau jual jual body. Rasa keputusasaan yang menjalar ke dalam hati mereka berdua mulai menimbulkan percikan api. Para tokoh dihadapkan dengan kenyataan bahwa mereka tidak bisa memilih apa yang baik bagi mereka, Maya yang mulai tergiur untuk menjadi PSK untuk menambah penghasilan karena ibunya sakit di kampung halamannya, dan Haris yang terjerumus dalam jaeingan peradangan manusia.
Secara cinematography tergolong pas, tak kebih dan tak kurang. Berhasil mengangkat isu eksploitasi pekerja dan dunia gelap pelabuhan. Seandainya tidak ada duet akting Sehenina dan Chicco yang sudah terbukti di Film Penyalin Cahaya, film ini mungkin akan sangat biasa saja. Semoga Indonesia bisa memperhatikan lagi isu eksploitasi pekerja dan perdagangan manusia.

Komentar
Posting Komentar